Pages

Selasa, 14 Mei 2013

Macam - Macam Energi, Perubahan Energi, Dan Contoh Bentuk Energi Dalam Kehidupan

Macam - Macam Energi, Perubahan Energi, Dan Contoh Bentuk Energi Dalam Kehidupan
  • Energi Kimia
Energi kimia adalah energi yang dilepaskan selama reaksi kimia. Contoh sumber energi kimia adalah bahan makanan yang kita makan. Bahan makanan yang kita makan mengandung unsur kimia. Dalam tubuh kita, unsur kimia yang terkandung dalam makanan mengalami reaksi kimia. Selama proses reaksi kimia, unsur-unsur yang bereaksi melepaskan sejumlah energi kimia. Energi kimia yang dilepaskan berguna bagi tubuh kita untuk membantu kerja organ-organ tubuh, menjaga suhu tubuh, dan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Contoh energi kimia lainnya adalah pada peristiwa menyalanya kembang api. Energi kimia yang terkandung dalam bahan bakar jenis ini sangat besar sehingga dapat digunakan untuk menggerakkan mobil, pesawat terbang, dan kereta api.

  • Energi Listrik
Lampu senter yang kita gunakan dapat menyala karena ada energi listrik yang mengalir pada lampu. Energi listrik terjadi karena adanya muatan listrik yang bergerak. Muatan listrik yang bergerak akan menimbulkan arus listrik. Energi listrik banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya sebagai penerangan. Energi listrik juga dapat digunakan untuk menggerakkan mesin-mesin. Energi listrik yang biasa kita gunakan dalam rumah tangga berasal dari pembangkit listrik. Pembangkit listrik tersebut menggunakan berbagai sumber energi, seperti air terjun, reaktor nuklir, angin, atau matahari. Energi listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik sangat besar. Untuk menghasilkan sumber energi listrik yang lebih kecil, kita dapat menggunakan aki, baterai, dan generator.

  • Energi Bunyi
Bunyi dihasilkan dari benda yang bergetar. Ketika kita mendengar bunyi guntur yang sangat keras, terkadang kaca jendela rumah kita akan ikut bergetar. Hal ini disebabkan bunyi sebagai salah satu bentuk energi merambatkan energinya melalui udara. Sebenarnya ketika terjadi guntur, energi yang dimiliki guntur tidak hanya mengenai kaca rumah tetapi mengenai seluruh bagian rumah. Akan tetapi, energi yang dimiliki Guntur tidak cukup besar untuk menggetarkan bagian rumah yang lainnya.

  • Energi Kalor (Panas)
Masih ingatkah kamu apa yang dimaksud dengan kalor? Kalor merupakan salah satu bentuk energi yang dapat mengakibatkan perubahan suhu maupun perubahan wujud zat. Energi kalor biasanya merupakan hasil sampingan dari perubahan bentuk energi lainnya. Energi kalor dapat diperoleh dari energi kimia, misalnya pembakaran bahan bakar. Energi kalor juga dapat dihasilkan dari energi kinetik benda-benda yang bergesekan. Sebagai contoh, ketika kamu menggosok-gosokkan telapak tanganmu maka kamu akan merasakan panas pada telapak tanganmu.

  • Energi Cahaya
Matahari merupakan salah satu sumber energi cahaya. Energi cahaya dapat diperoleh dari benda-benda yang dapat memancarkan cahaya, misalnya api dan lampu. Energi cahaya biasanya disertai bentuk energi lain seperti energi kalor (panas). Bahkan dengan menggunakan sel surya, energi yang dipancarkan oleh matahari dapat diubah menjadi energi listrik.

  • Energi Pegas
Semua benda yang elastis atau lentur memiliki energi pegas. Contoh benda elastic antara lain pegas, per, busur panah, trampolin, dan ketapel. Jika kamu menekan, menggulung, atau meregangkan sebuah benda elastis, setelah kamu melepaskan gaya yang kamu berikan maka benda tersebut akan kembali ke bentuk semula. Ketika benda tersebut kamu beri gaya maka benda memiliki energi potensial. Ketika gaya kamu lepaskan, energi potensial pada benda berubah menjadi energi kinetik.
  
  • Energi Nuklir
Energi nuklir merupakan energi yang dihasilkan selama reaksi nuklir. Reaksi nuklir terjadi pada inti atom yang pecah atau bergabung menjadi inti atom yang lain dan partikel-partikel lain dengan melepaskan energi kalor. Reaksi nuklir terjadi di matahari, reaktor nuklir, dan bom nuklir. Energi yang ditimbulkan dalam reaksi nuklir sangat besar, oleh karena itu energi nuklir dapat digunakan sebagai pembangkit listrik.

  • Energi Mekanik
Mengapa kaki kita terasa sakit saat kejatuhan buah mangga dari atas pohon? Hal itu disebabkan buah mangga yang berada di atas pohon memiliki energi. Buah mangga yang jatuh dari pohonnya memiliki energi mekanik. Pada saat buah mangga masih berada di pohon, energi mekaniknya sama dengan energi potensialnya. Ketika buah mangga tersebut jatuh sampai di tanah, energi mekaniknya sama dengan energi kinetiknya. Besarnya energi mekanik merupakan penjumlahan antara besarnya energi kinetik dengan energi potensial.


ENERGI MEKANIK

Energi mekanik adalah energi yang dimiliki suatu benda karena sifat geraknya. Energi mekanik terdiri dari energi potensial dan energi kinetik.
Secara matematis dapat dituliuskan :
Em = Ep + Ek
dimana Em = Energi Mekanik

Energi Potensial
Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena posisinya (kedudukan) terhadap suatu acuan.
Sebagai contoh sebuah batu yang kita angkat pada ketinggian tertentu memiliki energi potensial, jika batu kita lepas maka batu akan melakukan kerja yaitu bergerak ke bawah atau jatuh. Jika massa batu lebih besar maka energi yang dimiliki juga lebih besar, batu yang memiliki energi potensial ini karena gaya gravitasi bumi, energi ini disebut energi potensial bumi.
Energi potensial bumi tergantung pada massa benda, gravitasi bumi dan ketinggian benda. Sehingga dapat dirumuskan:
Ep = m.g.h
dimana :
Ep = Energi potensial
m = massa benda
g = gaya gravitasi
h = tinggi benda

Energi Kinetik
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda karena geraknya. Makin besar kecepatan benda bergerak makin besar energi kinetiknya dan semakin besar massa benda yang bergerak makin besar pula energi kinetik yang dimilikinya.
Secara matematis dapat dirumuskan:
Ek = 1/2 ( m.v2 )
dimana :
Ek = Energi kinetik
m = massa benda
v = kecepatan benda 



Macam – macam perubahan bentuk energi:
a. Energy kimia menjadi energy listrik, contohnya:
1. Pada batu baterai yan gsedang digunakan
2. Aki yang sedang digunakan
b. Energy listrik menjadi energy kimia, contohnya:
1. Pada waktu menyetrum aki
2. Pelapisan logam oleh logam lainnya (penyepuhan)
c. Energy gerak atau kinetic menjadi energy listrik, contohnya:
1. Pada waktu dynamo sepeda digunakan
2. Pada waktugenerator digunakan
d. Energy listrik menjad energy kinetic, contohnya:
1. Blander yang digunakan
2. Kipas angin listrik
3. Bor listrik
4. Hair drayer
e. Energy listrik menjadi energy cahaya, contohnya:
1. Lampu pijar yang digunakan
2. Lampu neon
3. Televisi
4. Computer
f. Energy listrik menjadi energy bunyi, contohnya:
1. Radio
2. Televisi
3. Vcd player
4. Tape recorder
g. Energy listrik menjadi energy kalor atau panas, contohnya:
1. Kompor listrik yang digunakan
2. Solder listrik
3. Heater
4. Dispenser
h. Energy nuklir menjad energy listrik, contohnya: pada PLTN
i. Energy matahari menjadi energy listrik, contohnya pada system solar cell
j. Energy panas atau kalor menjadi energy listrik, contohnya pada:
1. Energy panas bumi menjadi listrik (PLTG)
2. Energy uap menjadi listrik (PLTU)



Contoh bentuk – bentuk energi dalam kehidupan
1. Tenaga air yang memanfaaatkan gerakan air biasanya didapat dari sungai yang dibendung.
Pada bagian bawah terdapat lubang-lubang saluran air. Pada lubang-lubang tersebut
terdapat turbin yang berfungsi mengubah energi kinetik dari gerakan air manjadi energi
listrik. Energi listrik yang berasal dari energi kinetik air disebut “hydroelectric”.
2. Anak panah (pemanah) yang hendak memanah terdapat energi potensial pada tali busur
yang ditarik, dan energi gerak yang dilakukan pemanah untuk menarik busur dan tali busur.
Dan memberikan energi kinetik untuk energi gerak pada anak panah. Energi kinetik ini
digunakan untuk melakukan kerja kesasaran ketika anak panah dilepaskan.
3. Dalam oven microwave, energi elektromagnetik yang diperoleh dari perusahaan listrik
diubah menjadi energi termal dari makanan yang dimasak.
4. Saat melempar bola keatas terjadi perubahan energi dalam molekul-molekul mejadi energi
kinetik yang dimiliki bola, lalu diubah menjadi energi potensial gravitasi saat naik dan saat
turun terjadi perubahan energi potensial menjadi energi kinetik.
5. Motor lisrik yang mengangkat peti, usaha yang dilakukan untuk gaya tegangan tali yang
melalui katrol listrik mengubah energi listrik dari motor menjadi energi potensial gravitasi
pada peti.
6. Manusia mendorong mobil, ketika gaya otot lengan melakukan usaha mendorong mobil
maka terjedi perubahanbentuk energi dari energi kimia dalam tubuh menjadi energi gerak.
7. Bensin, ketika satu liter bensin dibakar dalam sebuah mesin mobil, bensin melepas 33 jt
joule dari energi dalamnya, dalam mobil energi ini dapat diubah menjadi energi kinetik
(membuat mobil bergerak lebih cepat), atau menjadi energi potensial (membuat mobil
mampu menaiki bukit).
8. Dalam mesin mobil, energi kimia yang disimpan dalam bahan bakar yang sebagian diubah
menjadi energi gerak mobil dan sebagian lagi menjadi energi termal.
9. Ikan, telur, susu, dan apel yang dimakan mamusia mengandung energi kimiaketika berlari
gaya otot melakukan usaha untuk menggerakan diri pada kecepatan tertentu, setelah lari
merasa lelah. Usaha oleh gaya otot ketika berlari mengubah sebagian energi kimia menjadi
energi gerak.
10. Energi gerak (yang dijatuhkan kebawah makin cepat) menjadi energi kalor (bekas batubara
dilantai menjadi makin panas saat diraba), dan menjadi energi bunyi (terdengar suara buk
sesaat setelah batu menumbuk lantai).
11. Energi kimia terkendung dalam aki dan baterai yang menjadikan energi listrik didalam
kabel, selanjutnya menjadi menjadi energi cahaya dan energi kalor dalam bola lampu.
12. Ban mobil yang bergerek terdapat energi kinetik yang menimbulkan panas pada jalan
(energi kalor).
13. Sertika yang dihubungkan dengan listrik, terjadi perubahan energi listri menjadi energi
kalor.
14. Ayunan yang digoyang mengubah energi kinetik menjadi energi potensial saat berhenti
sejenak diatas dan sebaliknya saat turun.
15. Pada dinamo sepeda saat digerakkan maka akan terjadi perubahan energi dari gerak
menjadi energi lisrti dan energi cahaya.
16. Pada pelompat galah, mula-mula pelompat mengerahkan energi kimia dalam tubuhnya
untuk berlari sambil memegang galah. Disitu terjadi transport energi dari energi kimia
menjadi energi kinetik pelompat yang berlari, tetapi didekat palang pelompat yang sedang
berlari menancapkan ujung galahnya kesebuah soket yang terdapat ditanah. Energi kinetik
lari pelompat disimpan sementara didalam galah yang membengkok sebagai energi
potensial elastis galah. Ketika galah melurus, energi potensial elastis galah dikembalikan
lagi kepelompat, sebagian sebagai energi potensial gravitasi (dapat dinaikkan ketinggian
pelompat sampai enem meter ditanah) dan sebagian lagi sebagai energi kinetik untuk
melompatkan pelompat.

11 komentar: